Review United Clovis 4 2019

Tidak banyak pilihan sepeda MTB 29er pada 2019-mid 2020 dari produsen sepeda lokal, khususnya untuk kelas entry level. Clovis 4 menjadi salah satu sepeda yang mencuri perhatian pasar karena dinilai menawarkan produk yang murah namun sulit dicari di toko retail sepeda.

Clovis 4 mungkin masih menjadi sepeda XC hardtail 29er termurah yang dapat ditemui di toko sepeda. Berikut adalah spesifikasi dari United Clovis 4:

United Clovis 4 berwarna merah
Genre: XC Hardtail
Frame: 6061 Double Butted Alloy Boost TA Frame 12*148mm
Pilihan Warna: Abu-abu Kuning dan Merah biru
Fork: Venom T100 mm Boost TA 15 mm*110 mm Air Suspension Lockout
Handle Bar: NAUTILUS FLat 720 mm
Handle Grip: NAUTILUS Double Lock
Handle Stem: NAUTILUS 70 mm
Rear Derailleur: SHIMANO ACERA M3000 9 Speed
Front Derailleur: SHIMANO ALIVIO M4000 2 Speed Side Swing
Shifting Levers: SHIMANO ACERA M3000 L/R 2*9 Speed
Chain wheel: SHIMANO MT 210, 36/22 Teeth
Sprocket: SHIMANO CS-HG200-9
Bottom Bracket: SHIMANO BB-MT500
Brake Levers: SHIMANO BL-MT200, Rem Belakang di Lever Kanan
Brakes: SHIMANO Hydraulic Disc Brakes with 160 mm rotors
Saddle: NAUTILUS
Seatpost: NAUTILUS Alloy Melt Forged Black OD 30.9 mm L 350 mm
Wheelset: NAUTILUS
Tires: MAXXIS Ardent 29″*2.25″
Berat: 13.69 Kg
Sumber: United Bike, SerbaSepeda, dan penyesuaian mandiri
Dari 2.75″ ke 29″ boost

Sepeda Clovis 4 yang saya miliki berukuran 15″/S berwarna merah biru dan tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan ukuran 29″. Ya, kadang masih menakutkan saat belokan tajam dibandingkan menggunakan sepeda dengan ukuran roda yang lebih kecil. Usaha untuk mengayuh juga terasa lebih berat dengan ratio gear yang sama dibandingkan ukuran ban yang lebih kecil. Hal ini tentu menurunkan akselerasi laju sepeda dari kecepatan nol. Saya tidak sempat mencobanya pada trail cukup ekstrim karena beberapa faktor yang segera akan saya sampaikan. Namun dengan kontrol yang berkurang dan usaha yang lebih besar dalam mengayuh, terdapat banyak kelebihan yang saya rasa menggunakan Clovis 4.

Keseluruhan penggunaan terasa mantap dan stabil. Terima kasih kepada roda besar yang membuat distribusi getaran lebih sedikit ke frame dan set boost TA yang lebih kaku dan menambah presisi saat handling. Saat anda tidak banyak mengayuh, sepeda dengan roda 29″ akan menambah kecepatan (roll) jauh dibandingkan roda 27.5″ apalagi 26″. Kecepatan ini merupakan fitur yang sangat terasa bagi saya, langsung saat mengemudikan sepeda pertama kali.

Detail Komponen

Pembelian sepeda ini datang secara fullbike, maka saya akan menghakimi komponen bawaan Clovis 4. Hal kedua, setelah groupset, yang membuat saya tertarik kepada Clovis 4 adalah fork depan yang sudah menggunakan angin di harga full bike lima jutaan. Venom T100 mm cukup empuk menghadapi trek off road. Fork dapat dikunci dan diatur dari locked hingga full open sehingga dapat disesuaikan dengan jenis trek yang dihadapi. Kekurangan yang saya temui adalah saat menghadapi loncatan-loncatan kecil. Rebound dari fork ini sangat keras dan menghentak membuat sepeda tertarik kembali ke tanah. Sangat tidak nyaman digunakan pada trail dengan banyak lompatan meskipun lompatan kecil. Sayangnya, tidak ada rebound adjuster pada fork ini. Roda Maxxis seri Ardent juga kurang memuaskan saya pada off road yang sedikit menantang. Roda tidak memiliki grip yang kuat ke tanah. Hal ini membuat Clovis 4 merupakan sepeda XC yang sulit lari dari genre aslinya.

Sangat bagus saat kita membeli sepeda full bike telah dilengkapi handle grip yang sudah memiliki kunci ganda. Clovis 4 telah dilengkapi dengan full Nautilus pada cockpit serta handle grip yang sudah double lock. Sayang, pola grip dirasa kurang pas terhadap telapak tangan saya. Pola handle grip berbentuk strip tipis dan dengan jeda yang cukup dalam. Saya merasa telapak tangan saya dikelitik jika tidak menggunakan sarung tangan. Saddle juga dirasa kurang pas untuk profil saya. Namun, ada berapa full bike yang memberikan saddle nyaman out of the box? No complaint.

XC Hardtail Terbaik Di Rentang Harganya?

Diameter roda besar, relatif ringan, dan sudah memiliki fitur boost TA membuat Clovis 4 siap menjadi XC race murah meriah. Sepeda ini juga cocok digunakan untuk commuters yang membutuhkan sepeda segala medan baik di kota maupun rintangan-rintangan kecil selama perjalanan. Memiliki jalur kabel internal membuat sepeda memiliki kesan rapi meski terdapat absennya jalur kabel khusus untuk dropper seatpost. Menjadi paket lengkap kategori XC tetap tidak dapat membuat Clovis 4 dapat dibawa ke trail menengah sampai ekstrim. Kecuali pengemudi tidak memiliki batas nyaman, sejatinya segala sepeda dapat digunakan pada segala medan. Fork yang sebatas nyaman di jalan XC, roda yang kurang menggigit, dan geometry tidak agresif membuat Clovis 4 dapat diandalkan di on road dan off road tetapi tidak jalur trail sedang hingga sulit.

Kelebihan dari United Clovis 4 2019:
+ Kelas groupset lebih baik dibandingan sepeda di rentang harga yang sama
+ Boost TA frame
+ Ringan

Kekurangan dari United Clovis 4 2019:
– Tidak ada cable router khusus untuk dropper seatpost
– Tidak diterangkan MSRP (harga retail yang disarankan), sehingga membuat variasi harga cukup lebar dan berkesan sulit dicari

Bagi saya, masih ada pekerjaan rumah untuk membuat Clovis 4 lebih nyaman dengan mengganti handle grip dan saddle terlebih dahulu. Fork bukan yang terbaik, namun bukan hal yang mengganggu jika dipergunakan untuk XC ride. Bahkan saya cukup takut mengganti ke fork dengan travel 120 mm karena beberapa kali di tanjakan yang curam, center of gravity sepeda cukup jauh tertarik di belakang dan membuat ban depan tidak menyentuh tanah. Saya rasa karena ukuran sepeda lebih kecil dari syarat tubuh saya. Stem akan menjadi yang selanjutnya diganti saat saya akan mengayuh sepeda ini sejauh > 40 km agar membantu distribusi berat dan kontrol sepeda. Saya cukup senang dengan groupset yang digunakan dan belum ada alasan saya untuk menggantinya.

Dengan harga pasaran Rp 5.500.000, saya membelinya di toko retail Kota Padang Sidimpuan dengan harga Rp 5.850.000. Telah diproduksinya United Clovis 3 2020, bukan berarti semua orang mau menunggu versi terbaru. Sadar harga yang ditawarkan cukup murah, United memangkas kelas groupset menjadi Shimano Alivio pada seri Clovis termurahnya. Saya tidak memiliki masalah akan itu meski persaingan harga menjadi tidak semenarik tahun 2019; selama, produsen memiliki situs web yang lebih informatif dan mengelola rantai produksi lebih baik lagi sehingga hobi bersepeda dapat lebih populer di Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: